Hot Posts

8/recent/ticker-posts

PMII Siapkan Aksi Nasional di Ratusan Titik, Soroti Kinerja Pemerintahan Prabowo-Gibran

 

HERO JURNAL MEDIA,- JAKARTA - Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) akan menggelar aksi serentak di sekitar 300 titik yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia pada 22 hingga 24 Juni 2026. Aksi tersebut menjadi bagian dari upaya organisasi mahasiswa itu dalam menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap jalannya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Ketua Umum PB PMII, Muhammad Shofiyulloh Cokro, mengatakan bahwa mobilisasi aksi nasional tersebut bertujuan untuk menyampaikan aspirasi mahasiswa terkait sejumlah kebijakan pemerintah yang dinilai perlu mendapatkan evaluasi. Menurutnya, mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk mengawal kebijakan negara agar tetap berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

Dalam aksi tersebut, PB PMII mendorong pemerintah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Kabinet Merah Putih. Organisasi tersebut menilai masih terdapat sejumlah persoalan di bidang ekonomi, tata kelola pemerintahan, serta pelayanan publik yang membutuhkan perhatian dan pembenahan secara serius.

"Kami berharap pemerintah melakukan evaluasi total terhadap kinerja kabinet sehingga seluruh kebijakan yang dihasilkan benar-benar mampu menjawab kebutuhan dan kepentingan rakyat," ujar Shofiyulloh dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (21/6/2026).

Selain itu, Sekretaris Jenderal PB PMII Ahmad Syahrul Fadhil menekankan pentingnya memperkuat arah pembangunan ekonomi nasional dengan berlandaskan amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945. Ia menilai negara harus hadir dalam menjamin kesejahteraan masyarakat melalui penguatan kedaulatan ekonomi dan penataan kabinet yang didasarkan pada kompetensi serta efektivitas kerja.

PB PMII juga menyoroti penggunaan anggaran negara yang dinilai perlu lebih diarahkan pada program-program yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Evaluasi terhadap lembaga dan program yang dianggap kurang efektif dinilai penting agar anggaran negara dapat dimanfaatkan secara optimal untuk sektor-sektor prioritas.

Salah satu perhatian yang disampaikan organisasi mahasiswa tersebut adalah peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik, khususnya guru, yang dinilai memiliki peran penting dalam pembangunan sumber daya manusia. Melalui aksi nasional ini, PB PMII berharap pemerintah dapat lebih responsif terhadap berbagai masukan dan aspirasi masyarakat demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif dan berpihak kepada rakyat. (hjm)


Posting Komentar

0 Komentar