Hot Posts

8/recent/ticker-posts

Isu Gerindra Mengawasi Gibran Dipastikan Tidak Benar, Begini Penjelasan Resminya

HERO JURNAL MEDIA – JAKARTA –  Beredar luas di media sosial narasi yang menyebut Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR RI, Budi Djiwandono, menginstruksikan seluruh kader Gerindra di parlemen untuk memantau aktivitas Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat melakukan kunjungan ke berbagai daerah.

Kabar tersebut diklaim berasal dari pembahasan dalam rapat internal Fraksi Gerindra yang disebut-sebut turut membahas dinamika politik menjelang Pemilu 2029. Namun, setelah dilakukan penelusuran, informasi tersebut tidak sesuai dengan fakta.

Sekretaris Fraksi Partai Gerindra DPR RI, Bambang Haryadi, menegaskan bahwa kabar mengenai adanya arahan untuk mengawasi pergerakan Gibran sama sekali tidak benar. Ia memastikan selama mengikuti rapat fraksi yang dipimpin Budi Djiwandono, tidak pernah ada pembahasan maupun instruksi seperti yang beredar di media sosial.

Menurut Bambang, arahan yang diberikan pimpinan fraksi justru berfokus pada tugas anggota DPR untuk mengawasi kondisi masyarakat di daerah pemilihannya masing-masing. Salah satu penekanan utama adalah memastikan ketersediaan bahan pangan, memantau harga kebutuhan pokok, serta menjaga daya beli masyarakat tetap stabil.

Selain itu, seluruh anggota fraksi juga diminta mengawal pelaksanaan program-program pemerintah agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di berbagai daerah.

Bambang turut mengingatkan agar setiap informasi yang dipublikasikan mengedepankan prinsip keberimbangan dan akurasi. Ia berharap setiap pemberitaan didasarkan pada fakta yang dapat dipertanggungjawabkan sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Lebih lanjut, Fraksi Gerindra menegaskan komitmennya untuk terus mendukung jalannya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Hubungan keduanya disebut tetap berjalan baik dan solid.

Bahkan, pihak fraksi menyatakan tidak menutup kemungkinan mengambil langkah hukum apabila terdapat pemberitaan atau penyebaran informasi yang dinilai tidak sesuai fakta dan berpotensi merugikan.

Kesimpulannya: Informasi yang beredar di media sosial mengenai adanya instruksi dari Budi Djiwandono kepada kader Gerindra untuk mengawasi gerak-gerik Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka adalah tidak benar. Klarifikasi resmi dari Fraksi Partai Gerindra menegaskan bahwa tidak pernah ada arahan tersebut. Dengan demikian, narasi yang beredar dapat dipastikan merupakan informasi hoaks atau tidak berdasar.(hjm)

 

Posting Komentar

0 Komentar