Hot Posts

8/recent/ticker-posts

KPK Kembangkan Perkara Bea Cukai, Satu Tersangka Telah Ditetapkan

0 A KPK Import Bribery Investigation Infographic

HERO JURNAL MEDIA,- JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memperluas penyidikan dugaan korupsi yang berkaitan dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.

Dalam pengembangan perkara tersebut, KPK memastikan proses hukum telah memasuki tahap baru. Seorang tersangka disebut sudah ditetapkan, sementara sejumlah saksi mulai dipanggil untuk menjalani pemeriksaan.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan perkembangan itu di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (21/9/2026).

Menurut Budi, penyidik masih melakukan pendalaman terhadap perkara yang berkaitan dengan dugaan praktik suap dalam pengurusan kegiatan impor.

“Yang pasti terkait dengan penyidikan perkara di Ditjen Bea Cukai ini ada pengembangan,” ujar Budi.

Identitas Tersangka Belum Disampaikan

KPK belum mengungkap nama pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam penyidikan terbaru tersebut.

Budi mengatakan proses penyidikan masih berlangsung. Penyidik juga telah memanggil sejumlah saksi untuk memperoleh keterangan yang dibutuhkan dalam mengungkap rangkaian perkara.

Ia menegaskan bahwa perkembangan mengenai pihak lain yang kemungkinan ditetapkan sebagai tersangka akan disampaikan setelah proses penyidikan memenuhi ketentuan.

KPK sebelumnya memang telah membuka penyidikan baru yang masih berkaitan dengan klaster perkara Bea Cukai. Pada Juli 2026, KPK juga mengumumkan penetapan tersangka baru dalam klaster yang sama, namun identitasnya ketika itu belum disampaikan kepada publik.

Berawal dari Dugaan Suap Pengurusan Impor

Perkara yang menjadi dasar pengembangan penyidikan berkaitan dengan dugaan pemberian uang dari PT Blueray Cargo kepada sejumlah oknum di lingkungan Bea Cukai.

Uang tersebut diduga diberikan untuk mempermudah proses pengurusan barang impor, termasuk agar barang milik perusahaan dapat melewati tahapan pengawasan kepabeanan.

KPK sebelumnya menyelidiki aliran dana yang diduga berkaitan dengan aktivitas impor PT Blueray Cargo. Pemeriksaan terhadap sejumlah aparatur Bea Cukai juga telah dilakukan untuk mendalami dugaan penerimaan uang oleh oknum di lingkungan DJBC.

Dalam perkara tersebut, nilai uang yang disebut dalam proses penyidikan mencapai puluhan miliar rupiah. Perkembangan di persidangan juga mengungkap berbagai keterangan mengenai dugaan aliran dana kepada sejumlah pejabat Bea Cukai.

Tiga Pihak Swasta Telah Dijatuhi Hukuman

Dari pihak pemberi, tiga orang yang terkait dengan PT Blueray Cargo sebelumnya telah menjalani proses persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Mereka adalah John Field, Deddy Kurniawan Sukolo, dan Andri.

Ketiganya dinyatakan bersalah dalam perkara suap tersebut. John Field dijatuhi hukuman dua tahun penjara, sedangkan Deddy Kurniawan Sukolo dan Andri masing-masing dihukum satu tahun enam bulan.

KPK menyatakan menerima putusan terhadap para terdakwa dari pihak pemberi dan tidak mengajukan banding atas vonis tersebut.

Tiga Mantan Pejabat Bea Cukai Juga Diproses

Sementara itu, perkara yang sama juga menyeret sejumlah mantan pejabat Bea Cukai.

Mereka adalah Rizal Fadillah yang pernah menjabat Direktur Penindakan dan Penyidikan DJBC, Sisprian Subiaksono yang pernah menjabat Kepala Subdirektorat Intelijen DJBC, serta Orlando Hamonangan Sianipar yang pernah menjabat Kepala Seksi Intelijen Kepabeanan.

Ketiganya diproses dalam perkara dugaan penerimaan suap dan gratifikasi. Nilai penerimaan yang didakwakan kepada ketiganya mencapai sekitar Rp78,8 miliar.

Perkembangan persidangan kemudian menjadi salah satu sumber informasi bagi penyidik untuk menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

Penyidikan Masih Berjalan

Dengan adanya tersangka dalam pengembangan perkara baru dan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, KPK masih memiliki ruang untuk memperluas konstruksi kasus tersebut.

Penyidik akan mendalami keterangan para saksi, aliran dana, serta hubungan antara pihak pemberi dan penerima dalam dugaan suap pengurusan impor.

KPK memastikan setiap perkembangan penting, termasuk apabila terdapat penetapan tersangka tambahan, akan disampaikan kepada masyarakat.

Hingga kini, proses penyidikan masih berlangsung dan identitas tersangka dalam pengembangan terbaru tersebut belum diumumkan secara resmi oleh KPK. (**88**)

#KPK #BeaCukai #KasusBeaCukai #Korupsi #Suap #BluerayCargo #KPKHariIni #BeritaHukum #KasusKorupsi #PengadilanTipikor #DJBC #KementerianKeuangan #BeritaNasional

👁️ viewed 800