Hot Posts

8/recent/ticker-posts

SABER KORUPSI Kawal Kampung Nelayan Merah Putih - Herfiansyah Radengkilo: “Transparansi dan Ketepatan Sasaran Jadi Perhatian”

0 SABER KORUPSI Kawal Kampung Kampung Nelayan Merah Putih Herfiansyah Radengkilo Transparansi dan Ke

HERO JURNAL MEDIA,JAKARTA — Pelaksanaan program Kampung Nelayan Merah Putih mendapat perhatian dari Sapu Bersih Korupsi (SABER KORUPSI). Organisasi tersebut menyatakan akan ikut melakukan pemantauan agar program pemerintah yang dijalankan Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP) dapat terlaksana secara transparan, akuntabel, serta memberikan manfaat yang sesuai bagi masyarakat pesisir.

Pengawalan tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Umum SABER KORUPSI, Herfiansyah Radengkilo, yang menilai partisipasi masyarakat dalam mengawasi program pembangunan pemerintah merupakan bagian penting dari upaya menjaga agar pelaksanaan kegiatan tetap berada dalam koridor aturan.

Herfiansyah menegaskan bahwa pengawasan yang dilakukan pihaknya bukan bertujuan untuk mencari-cari kesalahan, melainkan memastikan program pemerintah dapat berjalan sebagaimana mestinya.

“Kami tidak ingin pengawasan dimaknai sebagai upaya mencari kesalahan. SABER KORUPSI hadir untuk ikut memastikan setiap program pemerintah, khususnya Kampung Nelayan Merah Putih, dilaksanakan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat nyata kepada masyarakat,” ujar Herfiansyah kepada HJM.

Menurut Herfiansyah, Kampung Nelayan Merah Putih merupakan program yang memiliki tujuan penting dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat nelayan dan kawasan pesisir. Oleh karena itu, perhatian terhadap pelaksanaannya dinilai tidak cukup hanya dilakukan ketika pembangunan telah selesai.

Pengawasan, kata dia, perlu dilakukan sejak tahap persiapan, proses pelaksanaan, hingga hasil pembangunan tersebut dimanfaatkan oleh masyarakat penerima manfaat.

Perhatikan Proses hingga Hasil

SABER KORUPSI akan mencermati sejumlah aspek dalam pelaksanaan program tersebut. Di antaranya kesesuaian antara kegiatan dengan perencanaan, ketepatan sasaran penerima manfaat, transparansi pelaksanaan, pemenuhan persyaratan, serta kepatuhan terhadap ketentuan yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Herfiansyah menilai aspek administrasi juga tidak dapat dipisahkan dari pengawasan karena menjadi bagian penting dalam memastikan sebuah program pemerintah dilaksanakan secara tertib dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Yang kami kawal bukan hanya hasil pekerjaannya, tetapi juga prosesnya. Mulai dari administrasi, pemenuhan persyaratan, pelaksanaan kegiatan sampai dengan manfaat yang diterima masyarakat,” tegas Herfiansyah.

Pernyataan tersebut disampaikan Herfiansyah kepada Hero Jurnal Media.  sebagai penegasan bahwa pengawasan yang dilakukan SABER KORUPSI mencakup keseluruhan tahapan program, bukan semata-mata melihat kondisi fisik pembangunan di lapangan.

Ia menambahkan, pengawasan akan dilakukan secara objektif dan profesional dengan tetap menghormati kewenangan pemerintah maupun pihak-pihak yang memiliki tanggung jawab dalam pelaksanaan program Kampung Nelayan Merah Putih.

Utamakan Data dan Klarifikasi

Herfiansyah juga menegaskan bahwa setiap informasi yang ditemukan dalam proses pemantauan tidak akan langsung disimpulkan sebagai sebuah pelanggaran. Menurutnya, diperlukan pemeriksaan terhadap data dan dokumen serta klarifikasi kepada pihak terkait sebelum mengambil suatu kesimpulan.

“Kami akan bekerja berdasarkan data dan fakta. Jika ada sesuatu yang perlu diklarifikasi, tentu akan kami sampaikan melalui mekanisme yang sesuai. Prinsip kami jelas, pengawasan harus objektif, profesional dan tidak boleh dilakukan berdasarkan asumsi,” kata Herfiansyah dalam keterangannya kepada Hero Jurnal Media.

Menurutnya, pendekatan tersebut penting agar pengawasan masyarakat tidak justru menimbulkan kesalahpahaman. Setiap persoalan yang membutuhkan penjelasan harus ditempatkan dalam mekanisme yang tepat dan berdasarkan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

SABER KORUPSI juga mengajak seluruh pihak yang terlibat dalam program Kampung Nelayan Merah Putih untuk menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara profesional. Kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kualitas dan kredibilitas program.

Bukan Sekadar Pembangunan Fisik

Herfiansyah menilai ukuran keberhasilan Kampung Nelayan Merah Putih tidak semestinya hanya dilihat dari rampung atau tidaknya pembangunan secara fisik.

Lebih jauh, keberhasilan program harus terlihat dari sejauh mana fasilitas dan berbagai program yang diberikan benar-benar dapat dimanfaatkan masyarakat serta memberikan dampak yang berkelanjutan bagi kehidupan nelayan dan masyarakat pesisir.

“Pada akhirnya yang paling penting adalah masyarakat. Program ini harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh nelayan dan masyarakat pesisir. Karena itu, transparansi, kepatuhan administrasi, kualitas pekerjaan dan ketepatan sasaran menjadi perhatian kami,” pungkas Herfiansyah kepada HJM.

SABER KORUPSI menyatakan akan terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan program Kampung Nelayan Merah Putih sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam mengawal pembangunan pemerintah.

Pengawasan tersebut akan tetap mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, profesionalitas, objektivitas, serta kepentingan masyarakat sebagai penerima manfaat utama program.

Dengan adanya pengawasan dari berbagai pihak, SABER KORUPSI berharap pelaksanaan Kampung Nelayan Merah Putih dapat berjalan sesuai perencanaan dan ketentuan yang berlaku, sekaligus mampu memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat nelayan di kawasan pesisir. (hjm)

👁️ viewed 800