Hot Posts

8/recent/ticker-posts

Jokowi Serukan Reformasi PBB, Dunia Dinilai Butuh Sistem Perdamaian yang Lebih Kuat

0 A Jokowi Dorong PBB Beradaptasi

HERO JURNAL MEDIA,- PENANG, MALAYSIA — Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo menyerukan perlunya pembaruan sistem global untuk menghadapi berbagai persoalan dunia yang semakin kompleks. Menurut Jokowi, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) perlu diperkuat agar mampu merespons konflik dan tantangan internasional yang terus berkembang.

Pernyataan tersebut disampaikan Jokowi saat menghadiri Penang Peace Dialogue di Penang, Malaysia, Minggu, 6/09/2026.

Dalam forum tersebut, Jokowi menilai konflik yang terjadi saat ini tidak lagi berdiri sendiri. Berbagai persoalan dapat saling berkaitan dan dampaknya bisa meluas melewati batas negara.

Karena itu, ia mendorong lahirnya sistem kerja sama global yang lebih efektif, termasuk penguatan mekanisme mediasi dan diplomasi internasional.

Jokowi Dorong PBB Beradaptasi

Jokowi berpandangan bahwa perubahan kondisi dunia menuntut PBB melakukan evaluasi terhadap sistem dan strategi yang selama ini digunakan.

Menurut dia, lembaga internasional harus mampu beradaptasi agar tetap relevan dalam menghadapi perkembangan geopolitik serta berbagai konflik baru.

Ia menyebut dunia membutuhkan institusi global yang lebih kuat untuk menjaga perdamaian dan mendorong penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi.

Gagasan tersebut menjadi salah satu pesan utama Jokowi dalam dialog perdamaian yang mempertemukan berbagai pihak untuk membahas masa depan perdamaian dunia.

Perdamaian Jadi Syarat Kemakmuran

Dalam pidatonya, Jokowi juga menekankan hubungan erat antara perdamaian dan kemakmuran.

Ia menilai pembangunan ekonomi yang berkelanjutan sulit diwujudkan apabila negara-negara masih terjebak dalam konflik dan persaingan yang tidak sehat.

Menurutnya, negara-negara perlu mengutamakan perdamaian, kerja sama, dan kolaborasi dibandingkan konflik, persaingan, maupun perpecahan.

Jokowi juga mengingatkan bahwa tidak ada negara yang benar-benar dapat berkembang sendirian.

Kerja sama antarnegara, kata dia, membutuhkan kepercayaan sebagai fondasi utama. Tanpa kepercayaan, upaya membangun perdamaian dan kemajuan bersama akan menghadapi banyak hambatan.

Asia Tenggara Dinilai Bisa Jadi Contoh

Jokowi kemudian menyoroti posisi Asia Tenggara dalam membangun hubungan antarnegara dan antarperadaban.

Menurutnya, kawasan Asia Tenggara memiliki pengalaman penting dalam mengelola keberagaman. Perbedaan yang ada di kawasan tersebut justru dapat menjadi dasar untuk membangun komunikasi, kerja sama, dan saling memahami.

Ia melihat Asia Tenggara dapat menjadi salah satu contoh kolaborasi antarperadaban dalam menghadapi dunia yang semakin multipolar.

Bagi Jokowi, keberagaman tidak seharusnya dipandang sebagai sumber perpecahan. Sebaliknya, perbedaan dapat menjadi jembatan untuk menciptakan kerja sama dan kemajuan bersama.

Negara Maju Diminta Punya Tanggung Jawab Lebih Besar

Jokowi juga menyampaikan pesan kepada negara-negara maju agar tidak hanya mengukur keberhasilan berdasarkan kekuatan ekonomi, teknologi, dan pengaruh politik.

Menurutnya, kebesaran sebuah negara juga tercermin dari kemampuan negara tersebut mengambil tanggung jawab dalam menciptakan stabilitas dan perdamaian global.

Negara-negara maju, kata Jokowi, memiliki peran penting dalam membangun kepercayaan serta memperkuat kerja sama internasional.

Ia menilai kepentingan nasional tetap penting, tetapi harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan global yang lebih aman dan sejahtera.

Penang Peace Dialogue Bahas Perdamaian Dunia

Penang Peace Dialogue menjadi forum untuk membahas berbagai persoalan terkait perdamaian dan masa depan hubungan internasional.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, sejumlah tokoh turut hadir, termasuk Ketua Menteri Penang Chow Kon Yeow beserta jajaran. Acara juga dihadiri Konsul Jenderal RI di Penang Wanton Saragih, tokoh masyarakat, serta sejumlah tokoh dan perwakilan media internasional.

Kehadiran Jokowi dalam forum tersebut sekaligus memperkuat pesan mengenai pentingnya diplomasi dan kolaborasi antarnegara di tengah perubahan geopolitik dunia.(88)


#pbb #jokowi #PenangPeaceDialogue #politikluarnegeri #indonesia #malaysia #PBB 2.0 

👁️ viewed 800