Hot Posts

8/recent/ticker-posts
KABAR PILIHAN

Polwan Didukung Isi Posisi Strategis, Dinilai Bisa Buka Jalan Menuju Kepemimpinan Tertinggi Polri

0 A Kapolri Buka Peluang Polwan Memimpin

HERO JURNAL MEDIA,- JAKARTA – Peluang polisi wanita (Polwan) untuk menempati posisi strategis di lingkungan Polri dinilai menjadi bagian dari perubahan pola kepemimpinan di masa mendatang. Penguatan kapasitas, pengalaman, dan jenjang karier dinilai menjadi hal penting agar Polwan dapat bersaing untuk menduduki posisi pimpinan.

Founder Kontra Narasi, Sandri Rumanama, menilai gagasan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengenai peningkatan peran Polwan perlu mendapat dukungan dari berbagai pihak.

Menurut Sandri, kesempatan bagi perempuan untuk memimpin institusi kepolisian merupakan bagian dari perkembangan kepemimpinan di tubuh Polri.

"Ini harus didukung oleh semua elemen. Kepala negara bisa seorang perempuan, masa kepemimpinan di Polri tidak bisa seorang perempuan. Ini bentuk transformasi kepemimpinan di masa mendatang," ujar Sandri, Kamis (24/9/2026).

Penguatan Karier Polwan Dinilai Perlu Dilakukan

Sandri menilai peningkatan kapasitas Polwan perlu berjalan beriringan dengan pembukaan kesempatan karier yang lebih luas. Menurut dia, sistem pembinaan dan birokrasi di lingkungan kepolisian perlu terus dikembangkan agar personel perempuan memiliki ruang yang cukup untuk mencapai jenjang kepemimpinan.

Ia juga menilai posisi pimpinan di Sekolah Polisi Wanita (Sepolwan) perlu mendapat perhatian sebagai bagian dari penguatan kelembagaan Polwan.

"Di Sekolah Polisi Wanita (Sepolwan) masih Kombes, harusnya bintang satu sebagai bentuk respons atas pernyataan Kapolri," katanya.

Menurut Sandri, penguatan kepemimpinan di lingkungan pendidikan Polwan penting karena lembaga tersebut memiliki peran dalam menyiapkan personel perempuan untuk menghadapi berbagai kebutuhan tugas kepolisian.

Kapolri Buka Peluang Polwan Jadi Pemimpin Polri

Pernyataan mengenai masa depan kepemimpinan Polwan disampaikan Kapolri saat membuka The 63rd International Association of Women Police (IAWP) Annual Training Conference 2026 di Bali pada 20 September 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri mendorong Polwan Indonesia meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri untuk mengisi posisi strategis. Ia juga membuka kemungkinan pucuk pimpinan Polri pada masa mendatang dapat diisi oleh seorang Polwan.

Konferensi IAWP 2026 berlangsung di Bali pada 20-24 September dan diikuti sekitar 450 peserta dari 43 negara. Forum tersebut menjadi ruang pertukaran pengetahuan dan pengalaman mengenai kepolisian, termasuk kepemimpinan perempuan dan pengembangan profesional.

Kapolri menekankan bahwa peningkatan kemampuan Polwan diperlukan agar mereka mampu berkompetisi secara profesional, termasuk dalam lingkungan kepolisian internasional.

Peran Polwan Semakin Luas

Penguatan posisi Polwan tidak hanya berkaitan dengan jenjang jabatan. Dalam pelaksanaan tugas, Polwan juga memiliki peran pada berbagai bidang yang berhubungan langsung dengan masyarakat.

Pada agenda IAWP 2026, pembahasan mengenai peran perempuan dalam kepolisian mencakup kepemimpinan, penanganan kejahatan kompleks, perdagangan orang, kekerasan berbasis teknologi, kontra-terorisme, hingga kejahatan transnasional.

Keterlibatan Polwan dalam forum internasional juga menjadi kesempatan untuk mendapatkan pengetahuan baru dan membangun jejaring dengan polisi wanita dari berbagai negara.

Di tingkat nasional, peningkatan kapasitas tersebut dapat menjadi bagian dari upaya membangun organisasi kepolisian yang semakin adaptif terhadap perubahan kebutuhan masyarakat.

Polwan dan Tantangan Pelayanan Masyarakat

Dalam sejumlah kesempatan sebelumnya, Kapolri juga menempatkan Polwan sebagai bagian penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian yang berhubungan dengan masyarakat, termasuk menjaga situasi tetap aman dan membangun komunikasi dengan publik.

Peran tersebut menjadi semakin penting karena tugas kepolisian tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi juga membutuhkan kemampuan komunikasi, pendekatan sosial, serta pelayanan kepada masyarakat.

Dengan peningkatan kompetensi dan kesempatan karier yang lebih terbuka, Polwan memiliki ruang untuk mengambil tanggung jawab yang semakin besar di berbagai tingkatan organisasi.

Dorongan tersebut sekaligus menempatkan pengembangan kepemimpinan Polwan sebagai bagian dari proses pembinaan sumber daya manusia di tubuh Polri. Kesempatan yang lebih luas bagi personel perempuan untuk berkembang akan bergantung pada peningkatan kapasitas, pengalaman penugasan, serta mekanisme pengembangan karier yang diterapkan di lingkungan institusi.

Bagi Sandri, perkembangan tersebut dapat menjadi bagian dari perubahan kepemimpinan Polri dalam jangka panjang, termasuk membuka kemungkinan lebih besar bagi Polwan untuk menempati jabatan-jabatan strategis.(**Nul88**)

#Polwan #Polri #Kapolri #ListyoSigitPrabowo #KepemimpinanPolwan #PolisiWanita #PolriPresisi #IAWP2026 #Kepolisian #JabatanStrategis

👁️ viewed 800