Hot Posts

8/recent/ticker-posts

Purbaya Tegaskan Cara Berpikir Ekonom Tetap Melekat, Kebijakan Fiskal Jadi Sorotan

0 A Purbaya s Economical Quote Card

HERO JURNAL MEDIA,- JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa jabatannya di pemerintahan tidak mengubah cara pandangnya sebagai seorang ekonom. Ia mengatakan tetap menggunakan pendekatan ekonomi dalam membaca persoalan dan menentukan arah kebijakan.

Purbaya menyampaikan hal tersebut saat menghadiri Sarasehan 100 Ekonom Indonesia di Jakarta, Kamis (3/9/2026). Dengan nada berseloroh, ia mengatakan pola pikirnya sebagai ekonom justru membuat kebijakan yang diambilnya tidak selalu disukai semua pihak.

Menurut Purbaya, status sebagai pejabat pemerintah hanya mengubah tanggung jawab yang diembannya. Sementara itu, prinsip dan pola analisis ekonomi tetap menjadi dasar ketika menghadapi berbagai persoalan negara.

Defisit Fiskal Diklaim Masih Terkendali

Dalam forum tersebut, Purbaya juga mendapat pertanyaan mengenai meningkatnya belanja subsidi pemerintah yang disebut telah melampaui sasaran awal.

Ia menjelaskan pemerintah tetap berupaya menjaga kesehatan anggaran negara. Salah satu indikatornya terlihat dari posisi defisit hingga Juli yang berada di sekitar 0,9 persen.

Menurut Purbaya, angka tersebut menunjukkan pemerintah masih melakukan pengendalian terhadap belanja negara agar kondisi fiskal tetap terjaga.

Pengendalian anggaran, kata dia, dilakukan dengan memilah belanja yang dinilai kurang mendesak dan mengarahkan anggaran kepada program yang memberikan manfaat lebih besar.

Antisipasi Dampak Kenaikan Harga Minyak

Purbaya juga mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto pernah meminta dirinya menghitung dampak apabila harga minyak dunia mengalami kenaikan akibat konflik antara Iran dan Amerika Serikat.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Kementerian Keuangan menyiapkan sejumlah skenario, termasuk kemungkinan harga minyak mencapai US$100 per barel.

Berbagai dampak terhadap sektor ekonomi kemudian dipetakan untuk mengetahui konsekuensi yang mungkin muncul apabila harga energi dunia meningkat tajam.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah mengantisipasi tekanan terhadap perekonomian sekaligus menjaga daya beli masyarakat.

Belanja Diprioritaskan untuk Program Produktif

Purbaya membantah anggapan bahwa pemerintah menggunakan anggaran secara berlebihan. Ia mengatakan pemerintah justru berupaya melakukan efisiensi dengan menekan pengeluaran yang dianggap tidak diperlukan.

Di sisi lain, belanja yang dinilai produktif tetap diberikan ruang agar aktivitas ekonomi dapat berjalan.

Pemerintah juga berupaya menjaga daya beli masyarakat dengan meredam dampak kenaikan harga minyak dunia melalui kebijakan subsidi.

Pendekatan tersebut menunjukkan pemerintah berusaha menjaga keseimbangan antara disiplin fiskal, keberlanjutan anggaran, dan perlindungan terhadap masyarakat.

Bagi Purbaya, tantangan utama kebijakan fiskal bukan hanya bagaimana mengurangi pengeluaran, tetapi juga memastikan setiap anggaran yang dikeluarkan memberikan dampak nyata terhadap perekonomian.

Dengan pendekatan tersebut, pemerintah berharap stabilitas fiskal tetap terjaga sekaligus mampu menghadapi berbagai risiko ekonomi global yang sewaktu-waktu dapat memengaruhi kondisi dalam negeri. (88)



#keuangan #menterikeuangan #ekonomi #PurbayaYudhiSadewa

👁️ viewed 800