Hot Posts

8/recent/ticker-posts
KABAR PILIHAN

Jokowi Angkat Bicara soal Pergantian Kapolri, Sebut Waktunya Sudah Tepat

0 A Jokowi and Police Leadership News Collage

HERO JURNAL MEDIA,- SOLO – Presiden ke-7 RI Joko Widodo memberikan tanggapan terkait pergantian Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) dari Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo kepada Komjen Pol Suyudi Ario Seto.

Jokowi menyebut keputusan pergantian Kapolri merupakan kewenangan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, Presiden memiliki hak prerogatif dalam menentukan pimpinan tertinggi di tubuh Polri.

Pernyataan tersebut disampaikan Jokowi saat ditemui di kediamannya di Solo, Kamis, 1 Oktober 2026.

Jokowi Sebut Pergantian Kapolri Merupakan Kewenangan Presiden

Jokowi menilai pergantian Kapolri merupakan bagian dari kewenangan Presiden. Karena itu, ia tidak mempermasalahkan keputusan Prabowo mengganti Listyo Sigit dari posisi tersebut.

"Itu kewenangan, hak prerogatif Bapak Presiden Prabowo," ujar Jokowi.

Menurut Jokowi, pergantian tersebut juga tidak terlepas dari lamanya Listyo Sigit menjalankan tugas sebagai Kapolri. Listyo telah memimpin Polri selama sekitar 5 tahun 8 bulan sejak dilantik pada Januari 2021.

Masa Kepemimpinan Listyo Sigit Berakhir

Listyo Sigit Prabowo mulai menjabat Kapolri pada 27 Januari 2021 setelah dilantik oleh Presiden Joko Widodo. Ia menggantikan Jenderal Polisi Idham Azis.

Pergantian pada Oktober 2026 membuat masa kepemimpinan Listyo di pucuk pimpinan Polri berakhir setelah lebih dari lima tahun.

Jokowi menilai durasi tersebut menjadi salah satu alasan mengapa pergantian Kapolri dinilai sudah waktunya dilakukan.

"Pak Listyo Sigit ini sudah 5 tahun 8 bulan menjabat sebagai Kapolri. Saya kira memang sudah saatnya," kata Jokowi.

Jokowi Beri Penilaian Positif kepada Suyudi Ario Seto

Dalam kesempatan yang sama, Jokowi turut memberikan tanggapan mengenai Komjen Pol Suyudi Ario Seto yang dipilih untuk menggantikan Listyo Sigit.

Jokowi menyebut Suyudi sebagai sosok yang baik. Ketika ditanya apakah dirinya mengenal Suyudi, Jokowi menjawab bahwa ia mengenalnya.

Namun, saat ditanya apakah memiliki pesan khusus bagi Suyudi yang akan memimpin Polri, Jokowi tidak memberikan pesan tertentu.

Suyudi sendiri telah mendapat persetujuan DPR setelah menjalani uji kelayakan dan kepatutan sebagai calon Kapolri. Rapat paripurna DPR kemudian menyetujui pengangkatannya sebagai Kapolri menggantikan Listyo Sigit.

Profil Singkat Suyudi Ario Seto

Suyudi merupakan perwira tinggi Polri yang memiliki pengalaman panjang di bidang reserse dan sejumlah jabatan strategis di lingkungan kepolisian.

Sebelum diajukan sebagai calon Kapolri, Suyudi menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN). Sebelumnya, ia juga pernah menduduki jabatan Wakapolda Metro Jaya dan Kapolda Banten.

Dalam uji kelayakan di DPR, Suyudi membawa visi "Polri Bersama Masyarakat". Ia juga menyampaikan komitmennya untuk membuka ruang bagi masyarakat dalam memberikan masukan dan koreksi terhadap institusi kepolisian.

Hubungan Masa Lalu Jokowi dan Listyo Sigit

Listyo Sigit bukan sosok yang asing bagi Jokowi. Sebelum menjadi Kapolri, Listyo pernah menjabat sebagai Kapolres Solo ketika Jokowi masih menjadi Wali Kota Surakarta.

Keduanya kemudian kembali berada dalam satu lingkup pemerintahan ketika Jokowi menjadi Presiden dan menunjuk Listyo sebagai Kapolri pada 2021.

Kini, kepemimpinan Polri memasuki babak baru setelah Suyudi Ario Seto ditetapkan untuk menggantikan Listyo Sigit.

Pergantian tersebut menjadi kewenangan Presiden Prabowo dan telah melalui proses persetujuan di DPR. Dengan demikian, tongkat kepemimpinan institusi Polri resmi berpindah kepada Suyudi. (**Jo88**)

#Jokowi #PergantianKapolri #Kapolri #ListyoSigit #SuyudiArioSeto #PrabowoSubianto #Polri #BeritaNasional #BeritaTerkini #Indonesia

👁️ viewed 800