Hot Posts

8/recent/ticker-posts

Kunjungan kemanusiaan: KDM Berkelakar Dapat Hotel Bintang Delapan Saat Salurkan Bantuan Gempa Flores

0 Dedi Mulyadi Berkelakar Dapat Hotel Bintang Delapan Saat Salurkan Bantuan Gempa Flores

HERO JURNAL MEDIA,- RUTENG — Momen hangat terjadi dalam kunjungan kemanusiaan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi ke Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur. Setelah meninjau sejumlah wilayah terdampak gempa, Dedi mendapat kesempatan menginap di Istana Keuskupan Ruteng, Kabupaten Manggarai.

Dalam suasana penuh keakraban, Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM bahkan melontarkan candaan dengan menyebut tempat dirinya menginap sebagai “Hotel Bintang 8”.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak gempa berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

Berkelakar Menginap di Hotel Bintang Delapan

Usai melakukan peninjauan di sejumlah lokasi terdampak bencana, Dedi Mulyadi mendapat kehormatan untuk menginap di lingkungan Keuskupan Ruteng.

Momen tersebut juga dimanfaatkan untuk bersilaturahmi dengan Uskup Ruteng, Mgr. Siprianus Hormat.

Dengan gaya khasnya yang santai, Dedi menyampaikan rasa terima kasih atas tempat beristirahat yang diberikan kepadanya selama berada di Ruteng.

“Pagi hari ini, kita baru saja selesai menikmati tidur yang nyenyak di tempat Uskup di Keuskupan Ruteng. Jadi malam hari ini saya mendapat kehormatan tidur di Hotel Bintang 8,” ujar Dedi sambil berkelakar, Sabtu (22/8/2026).

Candaan tersebut langsung disambut tawa dari warga dan pihak yang hadir.

“Terima kasih Uskup sudah diberi tumpangan tidur,” tambahnya.

Ucapan tersebut menggambarkan suasana hangat di tengah kunjungan kemanusiaan yang dilakukan Dedi Mulyadi untuk membantu masyarakat Flores yang sedang menghadapi dampak gempa.

Gempa Flores Menimbulkan Korban Jiwa

Gempa berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores pada Sabtu, 15 Agustus 2026, pukul 04.58 WIB atau 05.58 WITA, menimbulkan dampak besar bagi masyarakat di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur.

Sebanyak 83 orang dilaporkan meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan bangunan.

Sejumlah daerah yang mengalami dampak serius berada di wilayah Kabupaten Manggarai, Manggarai Timur, Sikka, Ende, Nagekeo, dan Manggarai Barat.

Selain korban jiwa, gempa juga menyebabkan banyak bangunan dan rumah warga mengalami kerusakan. Kondisi tersebut membuat bantuan kemanusiaan menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat yang terdampak.

Pilih Naik Taksi Umum, Langsung Menuju Lokasi Bencana

Kedatangan Dedi Mulyadi di Nusa Tenggara Timur juga menarik perhatian karena dilakukan tanpa seremoni penyambutan khusus.

Setibanya di Bandara Komodo, Labuan Bajo, Dedi memilih menggunakan taksi umum untuk menuju lokasi bencana di wilayah Manggarai dan Manggarai Timur.

Ia menegaskan bahwa tujuan utama kedatangannya adalah bertemu langsung dengan masyarakat yang menjadi korban gempa.

“Saya tujuannya datang ke sini untuk menemui para korban, bukan untuk dijemput,” tegas Dedi.

Langkah tersebut menjadi bagian dari kunjungan kemanusiaan yang dilakukan dengan fokus melihat langsung kondisi warga serta memastikan bantuan dapat diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Total Bantuan Mencapai Rp4,5 Miliar

Dalam aksi kemanusiaan tersebut, bantuan yang dibawa berasal dari berbagai pihak dengan total nilai mencapai Rp4,5 miliar.

Bantuan tersebut dihimpun melalui kerja sama berbagai unsur, mulai dari pemerintah, lembaga, dunia usaha, organisasi masyarakat hingga sumbangan pribadi.

Adapun sumber bantuan yang dihimpun antara lain:

·       Baznas Jawa Barat dari zakat ASN dan BUMD sebesar Rp1 miliar

·       Bank BJB melalui program BJB Peduli sebesar Rp1 miliar

·       Bantuan pribadi Dedi Mulyadi sebesar Rp600 juta

·       Pemerintah Kota Depok sebesar Rp500 juta

·       Apindo Jawa Barat sebesar Rp500 juta

·       ASN Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebesar Rp400 juta

·       Kadin Jawa Barat, PT Buana Kasiti, serta tambahan hasil rapat sebesar Rp400 juta

·       Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Barat sebesar Rp100 juta

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan serta memperbaiki rumah yang mengalami kerusakan akibat gempa.

Dedi Turun Langsung Mendata Rumah Warga

Tidak hanya menyerahkan bantuan secara umum, Dedi Mulyadi juga turun langsung hingga malam hari untuk melihat dan melakukan pendataan terhadap rumah-rumah warga yang rusak.

Berdasarkan hasil verifikasi di lapangan, rumah dengan kategori rusak berat akan mendapatkan bantuan perbaikan sebesar Rp20 juta per unit.

Sementara rumah yang mengalami kerusakan ringan menerima bantuan sebesar Rp5 juta yang diberikan secara tunai.

Bantuan tersebut disalurkan kepada warga di Kabupaten Manggarai Timur dengan rincian sebagai berikut.

Kelurahan Bangka Leleng, Kecamatan Lamba Leda Selatan

·       23 rumah mengalami kerusakan berat dan masing-masing mendapatkan bantuan Rp20 juta

·       83 rumah mengalami kerusakan ringan dan masing-masing mendapatkan bantuan Rp5 juta

Kelurahan Nggalakleleng, Kecamatan Pocoranaka

·       20 rumah mengalami kerusakan berat dan masing-masing mendapatkan bantuan Rp20 juta

·       18 rumah mengalami kerusakan ringan dan masing-masing mendapatkan bantuan Rp5 juta

Pendataan langsung dinilai penting untuk memastikan bantuan diberikan sesuai dengan tingkat kerusakan yang dialami masyarakat.

Langkah ini juga diharapkan dapat membantu warga memulai kembali proses pemulihan setelah kehilangan atau mengalami kerusakan pada tempat tinggal mereka.

Bantuan Lintas Daerah untuk Masyarakat Terdampak Bencana

Kunjungan ke Flores bukan menjadi aksi kemanusiaan pertama yang dilakukan Dedi Mulyadi.

Sebelumnya, ia juga pernah mendatangi sejumlah daerah yang terdampak bencana, termasuk Padang, Medan, dan Aceh, untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat.

Kehadiran kepala daerah dari luar wilayah bencana menunjukkan bahwa penanganan bencana membutuhkan kepedulian dan kerja sama dari berbagai pihak.

Bencana alam dapat terjadi di berbagai wilayah Indonesia. Karena itu, semangat saling membantu menjadi bagian penting dalam mempercepat pemulihan masyarakat yang terdampak.

Warga NTT di Jawa Barat Sampaikan Apresiasi

Kepedulian Dedi Mulyadi dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terhadap korban gempa di Flores mendapat respons positif dari warga Nusa Tenggara Timur, termasuk mereka yang tinggal dan menetap di Jawa Barat.

Penanggung Jawab Asrama NTT di Jawa Barat, Yohanes Jhoni Ribeiro, menyampaikan terima kasih atas kepedulian yang diberikan kepada masyarakat NTT yang terdampak gempa.

“Kami atas nama warga NTT, mewakili saudara-saudara kita yang ada di Jawa Barat, banyak-banyak terima kasih atas KDM, Gubernur Jawa Barat yang telah ambil bagian untuk menyalurkan bantuan kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur,” ujar Jhoni, Sabtu (22/8/2026).

Menurutnya, kehadiran langsung Dedi Mulyadi di Flores memberikan arti tersendiri bagi masyarakat yang saat ini masih menghadapi dampak bencana.

“Kami sekali lagi ucapkan banyak-banyak terima kasih kepada Pemerintah Jawa Barat melalui Pak Gubernur yang sudah datang ke Flores,” katanya.

Kepedulian Jadi Semangat untuk Bangkit

Di tengah proses pemulihan pascagempa, bantuan yang datang dari berbagai daerah diharapkan dapat memberikan semangat baru bagi masyarakat Flores.

Tidak hanya bantuan dalam bentuk uang dan perbaikan rumah, kehadiran langsung para pihak yang memberikan perhatian juga menjadi bentuk dukungan moral bagi para korban.

Momen Dedi Mulyadi menginap di Keuskupan Ruteng dan berkelakar soal “Hotel Bintang 8” menjadi sisi lain dari kunjungan kemanusiaan tersebut. Di tengah suasana duka akibat bencana, kehangatan dan kebersamaan tetap muncul sebagai penguat bagi masyarakat yang sedang berusaha bangkit.

Pemulihan pascagempa tentu membutuhkan waktu. Namun, kerja sama antara pemerintah, lembaga kemanusiaan, dunia usaha, organisasi masyarakat, dan masyarakat luas diharapkan dapat membantu warga terdampak untuk kembali menjalani kehidupan secara bertahap.

Kepedulian lintas daerah juga menjadi pengingat bahwa ketika bencana terjadi, solidaritas tidak mengenal batas wilayah. (hjm)

👁️ viewed 800