Hot Posts

8/recent/ticker-posts

Pemerintah Siapkan Gaji 30 Ribu Manajer Kopdes Selama Dua Tahun

0 A Indonesian Cooperative News Banner

HERO JURNAL MEDIA,- JAKARTA — Pemerintah menyiapkan dukungan pembiayaan untuk operasional Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes), termasuk menanggung gaji para manajernya hingga dua tahun.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, kebijakan tersebut ditujukan untuk membantu Kopdes menjalankan kegiatan usaha sekaligus membangun sumber pendapatan bagi desa.

Pemerintah memperkirakan terdapat sekitar 30.000 manajer Kopdes yang akan mendapatkan dukungan penggajian tersebut. Namun, Purbaya belum menyampaikan secara rinci nilai anggaran yang disiapkan negara untuk kebutuhan gaji selama dua tahun.

Menurutnya, dukungan pemerintah diberikan agar koperasi memiliki kesempatan untuk berkembang dan menghasilkan keuntungan. Ketika usaha koperasi mulai memberikan hasil, keuntungan tersebut nantinya akan kembali menjadi pendapatan bagi desa.

“Penggajian manajer Kopdes sampai dua tahun ditanggung negara. Tapi yang penting, kalau untung masuk ke desa,” ujar Purbaya di Jakarta, Kamis (10/9/2026).

Kopdes Disiapkan Jadi Jalur Distribusi Subsidi

Selain memberikan dukungan terhadap tenaga pengelola, pemerintah juga tengah menyiapkan peran yang lebih besar bagi Kopdes dalam penyaluran barang bersubsidi.

Skema tersebut diharapkan dapat membuat distribusi subsidi lebih terarah sekaligus mengurangi potensi penyalahgunaan di tingkat rantai pasok.

Purbaya mengatakan, barang subsidi nantinya akan diarahkan melalui Kopdes sehingga tidak lagi bergantung pada pihak-pihak yang membeli atau mengumpulkan barang subsidi untuk kepentingan tertentu.

“Tidak ada lagi tukang kumpul barang subsidi itu. Jadi semuanya lewat Kopdes,” katanya.

Dengan sistem tersebut, Kopdes tidak hanya berfungsi sebagai lembaga ekonomi desa, tetapi juga dapat memperoleh pendapatan dari kegiatan distribusi.

Purbaya menilai, apabila mekanisme tersebut diterapkan secara tepat dan pengelolaannya berjalan baik, koperasi dapat memperoleh keuntungan sekaligus memiliki sumber pemasukan yang berkelanjutan.

Pemerintah Bentuk Tim Pengawasan

Untuk mengawal pelaksanaan program tersebut, pemerintah membentuk tim gabungan yang melibatkan Kementerian Keuangan, BPI Danantara, serta Kementerian Koperasi.

Tim ini akan memantau pelaksanaan Kopdes, termasuk memastikan distribusi barang bersubsidi berjalan sesuai ketentuan dan mencapai masyarakat yang menjadi sasaran.

Purbaya berharap pengawasan yang lebih ketat melalui Kopdes dapat menekan kebocoran dalam penyaluran subsidi.

Menurutnya, potensi penghematan anggaran baru akan terlihat secara lebih signifikan setelah sistem berjalan dan pengawasan dilakukan secara konsisten.

“Saya akan ekspek penghematan yang signifikan dari barang-barang subsidi yang sebelumnya banyak bocor dimanfaatkan orang,” ujarnya.

Penghematan Subsidi Ditargetkan Mulai Terlihat Tahun Depan

Purbaya menegaskan, penerapan sistem tersebut tidak dilakukan secara instan. Pemerintah masih melakukan persiapan dan membangun mekanisme pengawasan selama tahun ini.

Karena itu, manfaat berupa penghematan anggaran subsidi diperkirakan baru dapat dirasakan lebih jelas dalam satu tahun ke depan.

Pemerintah berharap keberadaan Kopdes dapat sekaligus memperkuat ekonomi desa, menciptakan aktivitas usaha baru, dan membuat distribusi subsidi menjadi lebih tepat sasaran.

“Tahun ini sambil jalan, sambil persiapkan semuanya. Tapi setahun ke depan cukup banyak subsidi yang kita bisa hemat,” pungkas Purbaya. (Ay88)


 

#Kopdes #KoperasiDesaMerahPutih #PurbayaYudhiSadewa #KementerianKeuangan #EkonomiDesa #Subsidi #Pemerintah #Koperasi #Desa #HEROJURNALMEDIA

👁️ viewed 800