Hot Posts

8/recent/ticker-posts

Harga Minyak Dunia Turun, Pertamina Buka Peluang Turunkan Harga BBM Bertahap Mulai Bulan Depan

 

HERO JURNAL MEDIA,- JAKARTA – Harapan masyarakat terhadap turunnya harga bahan bakar minyak (BBM) mulai menemukan titik terang. PT Pertamina (Persero) tengah menyiapkan proyeksi penyesuaian harga secara bertahap menyusul tren penurunan harga minyak mentah dunia dalam beberapa waktu terakhir.

Langkah tersebut menjadi perhatian serius Dewan Komisaris Pertamina yang meminta jajaran direksi segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap struktur biaya agar manfaat penurunan harga minyak global dapat dirasakan masyarakat dalam waktu dekat.

Komisaris Utama Pertamina, Mochamad Iriawan, mengatakan dorongan percepatan evaluasi tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden yang disampaikan dalam pertemuan bersama jajaran pimpinan Pertamina di Istana Negara beberapa waktu lalu.

Menurut Iriawan, pesan yang diberikan Presiden menjadi pedoman bagi seluruh manajemen Pertamina agar selalu mengutamakan kepentingan masyarakat serta menjaga tata kelola perusahaan yang transparan dan berintegritas.

"Kami terus memberikan masukan kepada direksi agar melakukan proyeksi penyesuaian harga. Harapannya, pada awal bulan depan sudah mulai ada penurunan harga BBM secara bertahap," ujar Iriawan usai melaksanakan Salat Jumat di Masjid Jami' Darussalam, Kuningan, Jakarta, Jumat (26/6/2026).

Penurunan Harga Tidak Bisa Dilakukan Seketika

Menanggapi pertanyaan masyarakat mengenai belum turunnya harga BBM di dalam negeri meski harga minyak dunia mengalami pelemahan, Iriawan menjelaskan bahwa penyesuaian harga mengikuti mekanisme yang telah ditetapkan.

Ia menerangkan, Pertamina menggunakan formula berdasarkan rata-rata harga minyak mentah pada bulan sebelumnya. Artinya, bahan bakar yang saat ini diproduksi dan didistribusikan berasal dari pembelian minyak dengan harga yang masih relatif tinggi pada periode sebelumnya.

Karena itu, perubahan harga di tingkat konsumen tidak dapat dilakukan secara langsung mengikuti fluktuasi harian pasar internasional.

Menurutnya, sistem tersebut juga berfungsi melindungi masyarakat dari gejolak harga yang terlalu cepat berubah apabila sewaktu-waktu harga minyak dunia kembali melonjak.

"Formula rata-rata bulanan membuat harga BBM lebih stabil sehingga masyarakat tidak perlu menghadapi perubahan harga setiap hari maupun risiko kepanikan di lapangan," jelasnya.

Penyesuaian Lebih Terlihat Mulai Agustus

Iriawan memperkirakan dampak penuh dari tren penurunan harga minyak mentah dunia baru akan tercermin pada evaluasi harga periode berikutnya.

Jika tren pelemahan harga minyak tetap berlanjut, maka penyesuaian harga BBM diperkirakan akan semakin terlihat mulai 1 Agustus 2026, ketika perhitungan rata-rata harga minyak sudah sepenuhnya mencerminkan kondisi pasar global saat ini.

Pasokan Energi Nasional Dipastikan Tetap Aman

Selain membahas rencana penyesuaian harga BBM, Pertamina juga memastikan distribusi energi nasional tetap berjalan lancar di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Iriawan mengungkapkan kapal milik PT Pertamina International Shipping (PIS), Gamsunoro, telah berhasil melintasi Selat Hormuz pada Rabu (24/6) waktu setempat dan kini berada dalam kondisi aman.

Keberhasilan pelayaran tersebut menjadi kabar positif mengingat Selat Hormuz merupakan salah satu jalur distribusi energi paling strategis di dunia yang sempat menjadi perhatian akibat meningkatnya tensi kawasan.

Sementara itu, armada lainnya, termasuk VLCC Pertamina Pride yang berada di kawasan Teluk Arab, masih terus dipantau dengan mempertimbangkan perkembangan situasi keamanan serta rekomendasi internasional.

Pertamina Optimistis Jaga Stabilitas Harga dan Pasokan

Pertamina menegaskan akan terus melakukan evaluasi terhadap perkembangan harga minyak dunia sekaligus memastikan pasokan energi nasional tetap aman. Perusahaan juga berkomitmen menjaga keseimbangan antara stabilitas harga BBM, keberlanjutan operasional, dan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama.

Apabila kondisi pasar global tetap kondusif, masyarakat berpeluang menikmati penyesuaian harga BBM secara bertahap dalam beberapa waktu mendatang.(hjm)


Posting Komentar

0 Komentar